Google+

“Kisah Polisi yang Menilang Sahabatnya”

Tinggalkan komentar

15 Maret 2013 oleh fajrizufa

Priiiiit………!! Prittttt….
“Tlg tnjukkan SIM nya!” Kata polantas.
Dgn wjah kesal sipengemudi brkata
“Maaf pak, saya tau salah menerobos lampu merah, tapi tolong pak jangan ditilang, saya buru2 karena anak saya ultah”

Sambil cemas pengemudi yg bernama Ari itu menatapi wajah polisi trsebut, yang ternyata adalah temen SMA,
“Lho . . . kau kan si Tono? kita temen SMA dulu?” Sambut Ari dengan nada lega.
Tapi Tono si Polisi tersbut hanya senyum sambil tetap bersikukuh meminta SIM si Ari. Dengan wajah kecewa Ari pun memberikan SIM nya kemudian langsung masuk kedalam mobilnya & menutup kaca pintunya rapat2.

semntara Tono menulis sesuatu dikertas tilangnya.
Beberapa saat kemudian, Tono mngetuk kaca pintu monil Ari.
Smbil memandangi wajah Tono penuh kecewa, Ari pun mmbuka kaca pintu mobilnya hanya sedkit aja.
Maksud hanya cukup untuk selipkan kertas tilang aja. Tono pun memberikan kertas lewat kaca yg terbuka hanya sekitar 2 CM itu lalu pergi tanpa kata.

Sambil menggerutu, kesal, Ari membuka kertas tersbut, tapi . . .
“Hei, , , , apa ini? Knpa SIM saya dikmbalikan? & ini kertas apa!” Gumam Ari dalam hati

Segera Ari membuka kertas pemberian Tono tersebut & ternyata Tono tdk menilangnya, tapi justru menulis surat yang isinya:

“Hai Ari, kau tau ga, dulu saya punya anak satu2nya yg mninggal ditabrak oleh Penerobos Lampu Merah. Pengemudinya dihukum 3 bulan.
Setelah bebas ia dapat berkumpul & memeluk anaknya lagi.
Sementara saya . . . Saya tdk dpt melihat apalagi memeluk anak saya lagi.
Beribu kali saya mncoba utk maafkan Pengemudi itu tapi tidak bisa. Maafkan saya Ari, kau hati2 dijalan, titip salam buat keluargamu & selamat ulang tahun buat anakmu”

Langsung Ari pun keluar dari mobilnya hendak menjumpai Tono, tapi Tono sudah tidak ada di Posnya.

Sepnjang jalan mengemudi, perasaan hati Ari tak tentu, berharap kesalahannya dapat termaafkan.

PESAN MORAL
Tak selamanya pengertian kita sama dengan pengertian org lain.
Terkadang suka kita justru duka buat org lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 1.852 pengikut lainnya

About Me


About gue??
Hmm, gue sering dibilangin kuper lah, pendiam lah, culun lah..terserah apa kata orang..
Gue ya gini,.cowok melankolis apa adanya..gue selalu berusaha untuk mempelajari sesuatu & berbuat yang terbaik untuk siapa saja, kapan saja, dan dimana saja..asal bisa nyenengin..

%d blogger menyukai ini: