Google+

Taree Zameen Par, Film yang Wajib Ditonton Para “Guru”

Tinggalkan komentar

17 September 2012 oleh fajrizufa

Beberapa bulan yang lalu saya mendapatkan informasi dari teman saya mengenai film ini, kemudian saya membaca referensi tentang film arahan Aamir Khan ini. Sebelumnya Aamir main di film 3 idiots dengan peran sebagai Ranchodas Syamaldas Chancad dan terkenal dengan tagline aal izz well. Setelah susah mencari film aslinya, akhirnya saya memutuskan mencari link unduh di internet. Akhirnya saya bisa menonton film ini😀

Tema film ini mirip dengan 3 Idiots, yaitu tentang pendidikan. Bedanya, tema film 3 idiots tentang kehidupan di perguruan tinggi, kalau film Taree Zameen Par ini temanya tentang pendidikan di sekolah dasar. Ceritanya tentang seorang anak yang bernama Ishaan Nandkishore Awasthi. Ishaan udah kelas 3 SD, tapi belum bisa tulis dan baca kayak temannya yang lain. Dia susah membedakan antara huruf ‘b’ sama ‘d’, ‘P’ sama ‘R’, ‘e’ sama ‘a’, dan huruf lain yang kelihatan mirip. Terus waktu disuruh baca, dia bilang kalau tulisannya menari, jadi dia ga bisa baca.

Papanya si Ishaan ini nganggap kalau anaknya bandel, ga bisa diatur, ga mau belajar dll. Akhirnya si Ishaan ini dipindahin ke boarding school, sekolah yang ada asramanya. Tujuannya biar bisa lebih disiplin. Nah, pas Ishaan udah diantar ke sekolah, trus ortunya pulang, cerita makin menarik. Kayak umumnya film India, kalau gak ada lagu ga asik, maka mulailah diiringi lagu yang syahdu.

Judulnya Maa, inti liriknya kenapa mama kok ninggalin aku disini, aku kesepian…

Sampai di sekolah ini, baru lah Aamir Khan muncul, perannya sebagai Ram Shankar Nikumbh yang jadi guru kesenian. Dia gantiin tugas guru kesenian sebelumnya. Nah di hari pertama dia masuk, murid-murid disuruh gambar apa aja sesuka hati. Ada yang gambar rumah, gunung, tokoh superhero, dll. Tapi Ishaan ini ga gambar sama sekali, padahal dia jago banget menggambar di sekolah yang dulu.

Mister Nikumbh ini akhirnya nyari tau kenapa kok Ishaan ini sering diam, melamun, ga mau ngomong, dan kayak orang stres. Akhirnya ketauan kalau Ishaan ini ngidap kelaianan, namanya dyslexia. Dan ternyata mister Nikumbh ini dulunya juga ngidap kelainan ini waktu kecil.

Setelah ini cerita makin seru, Pak Nikumbh mulai ngajarin Ishaan dengan cara yang beda. Diajarin nulis, baca, sampai dibuatin lomba menggambar. Tujuannya biar Ishaan mau menggambar lagi.

Ok, kalau makin diceritain ntar ga seru. Nikmatin sendiri aja ya gimana endingnya.

Intinya tiap anak dilahirkan spesial, butuh pola pengajaran yang spesial juga. Disini diperlukan peran guru yang ga cuma sebagai pengajar, tapi juga pendidik.

Film ini dapat penghargaan Academy Award sebagai Best Foreign Film, sama kayak penghargaan yang di dapat film Slumdog Millioner. Bedanya, di film ini ga ada tarian perut, adegan pelukan, nari-nari terus muncul dari balik pohon, dan adegan khas India lainnya. Film yang mendidik!!

Well, good job Aamir Khan. Film ini sepertinya tidak hanya untuk guru, tapi untuk semua pendidik, termasuk orang tua. Selamat menikmati.

 

Sumber: http://hiburan.kompasiana.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 1.852 pengikut lainnya

About Me


About gue??
Hmm, gue sering dibilangin kuper lah, pendiam lah, culun lah..terserah apa kata orang..
Gue ya gini,.cowok melankolis apa adanya..gue selalu berusaha untuk mempelajari sesuatu & berbuat yang terbaik untuk siapa saja, kapan saja, dan dimana saja..asal bisa nyenengin..

%d blogger menyukai ini: