Google+

Sinetron di Indonesia yang Mendidik

Tinggalkan komentar

17 September 2012 oleh fajrizufa

Para Pencari Tuhan

Sinetron Para Pencari Tuhan

Sejujurnya saya agak malas nonton sinetron – sinetron jaman sekarang. Sepertinya sudah terlalu lebay dan tidak mendidik. Sekarang sudah minim banget sinetron berkualitas yang mampu mendidik penontonnya.

Kebanyakan berisi adegan yang seharusnya gak layak dilihat oleh remaja yang notabene masih labil dan cenderung mengikuti artis idolanya. Buat nostalgia aja, saya merangkum 5 sinetron mendidik versi saya sendiri. Mulai dari yang terbaru sampai yang jadul. Berikut 5 sinetron yang saya maksud:
1. Para Pencari Tuhan
Para Pencari Tuhan bercerita tentang kehidupan seorang penjaga mushala bernama Bang Jack (Deddy Mizwar) dan ketiga muridnya yang mantan narapidana, yaitu Chelsea (Melky Bajaj), Barong (Aden Bajaj), dan Juki (Isa Bajaj). Setelah keluar dari penjara, Barong diusir dari komplotan curanmor lantaran sering menyanyi di pengadilan. Setali tiga uang, Juki yang mantan copet, ditolak mentah-mentah saat kembali ke rumah ibunya. Nasib Chelsea agak berbeda. Ketika akan mengajak rujuk kembali dengan mantan istrinya, Marni (Anggia Jelita). Ternyata sang istri sudah menikah dengan Sumarno, polisi yang menjebloskannya ke penjara. Akhirnya mereka bertiga secara tak sengaja bertemu dan luntang-lantung menyusuri Jakarta yang tak lagi ramah. Seharian mereka menjumpai warung tutup. Hati mereka makin sakit, merasa dunia sudah benar-benar menutup diri bagi mereka. Mereka baru tersadar saat ada yang memberitahu bahwa hari ini adalah hari pertama bulan puasa, sehingga tak ada orang makan di warung. Ketiganya kemudian terdampar di sebuah mushala bernama At-Taufiq. Di sana ada Bang Jack, penjaga mushala yang fanatik dengan bedug. Dia tak mau adzan jika belum menabuh bedug. Mantan tukang jagal ini akhirnya tak hanya menerima ketiga narapidana tersebut tapi sekaligus sudi membimbing mereka ke jalan yang benar.
2. Rumah Kardus
Sinetron ini berkisah tentang kehidupan di sebuah kawasan kumuh, lengkap dengan segala problema hidup, kemiskinan, dan penderitaan. Di situ hidup pula beragam manusia dengan berbagai profesi. Ada buronan polisi, pelacur, bahkan pejuang kemerdekaan yang akhirnya menjadi gembel. Di tengah kerasnya kehidupan itu, tersebutlah seorang anak bernama Aji yang tinggal bersama ibunya di sebuah rumah kardus. Aji bersahabat dengan Ipul yang memiliki ibu seorang pelacur. Bertolak belakang dengan Aji yang lugu dan tenang, Ipul memiliki sifat pemberontak dan emosional. Kelak, Ipul yang frustasi dengan kemiskinan yang melilit hidupnya, mengambil jalan singkat dengan menjadi pengedar narkoba. Sementara nasib Aji akan jauh lebih baik, tidak lain berkat kejujurannya menjalani hidup. Intinya, bila kejujuran dan kepolosan hidup dijalani seseorang dengan ikhlas, niscaya ia akan memperoleh kemenangan. Saksikan sinetron yang sarat dengan kritik sosial dan sindiran menggelitik yang dibungkus adegan-adegan menyentuh.
3. Lorong Waktu
Lorong Waktu adalah salah satu serial TV bulan Ramadan di Indonesia. Banyak orang yang menyebutkan bahwa basis serial ini adalah film Back to The Future di era 1980-an karya Steven Spielberg. Dengan menampilkan sebuah mesin waktu yang memakai komputer canggih. Ide mesin waktu ini sendiri agak berbeda dengan yang digambarkan di film The Time Machine. Serial TV Islami Science Fiction ini diproduksi oleh PT. Demi Gisela Citra Sinema dan disutradarai oleh aktor kondang Indonesia, Deddy Mizwar, berkolaborasi dengan penulis skenario, Wahyu HS. Serial ini merupakan salah satu serial TV terlaris di Indonesia diakhir 1990-an.
4. Si Doel Anak Sekolahan
Si Doel Anak Sekolahan merupakan sebuah cerita tentang Kisah yang diawali dengan hadirnya sebuah keluarga Betawi asli. Si Doel merupakan anak pertama dari keluarga Sabeni yang menuntut ilmu di sebuah universitas. Jurusan teknik mesin menjadi pilihan Doel karena dilatar belakangi oleh kehidupan Si Doel yang ditopang dari hasil tarikan oplet babehnya. Mpok Amineh adalah Ibu Si doel, ikut membantu ekonomi keluarga dengan membuka warung kecil-kecilan. Atun merupakan Adik Doel yang hanyalah seorang lulusan sekolah saja. Mandra sosok adik Mpok Amineh yang selalu menumpang hidup dikeluarga Doel. Pemuda pengangguran ini awalnya hidup bersama ayah Mpok Amineh. Namun belakangan terjadi keributan kecil yang membuat Mandra akhirnya memutuskan tinggal bersama keluarga Sabeni. Awalnya Sabeni keberatan, namun karena Mandra adik dari istrinya, Mandra pun diperbolehkan tinggal bersama mereka. Zaenab merupakan sosok wanita asli Betawi yang sejak kecil sudah dijodohkan dengan Doel. Doel jelas tak setuju dengan perjodohan itu. Namun demikian Zaenab di mata Doel hanyalah sosok wanita yang bisa ia jadikan adik. Padahal Zaenab sendiri sebenarnya jatuh hati pada si Doel.
5. Keluarga Cemara
Keluarga Cemara, kisah sebuah keluarga yang memilih hidup dengan hanya bermodalkan kejujuran. Keluarga yang amat sangat sederhana terdiri atas Abah, kepala keluarga seorang penarik becak dan buruh apa saja, Ema, seorang wanita yang membuat opak untuk dijajakan anak perempuannya. Euis, si sulung yang kelas 6 SD, pernah mengalami masa jaya orangtuanya sebagai pengusaha, Ara atau Cemara yang baru masuk taman kanak-kanak, serta Agil, si bungsu.Kalau air mata bisa menjadi simbol kebahagiaan inilah kisah itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 1.852 pengikut lainnya

About Me


About gue??
Hmm, gue sering dibilangin kuper lah, pendiam lah, culun lah..terserah apa kata orang..
Gue ya gini,.cowok melankolis apa adanya..gue selalu berusaha untuk mempelajari sesuatu & berbuat yang terbaik untuk siapa saja, kapan saja, dan dimana saja..asal bisa nyenengin..

%d blogger menyukai ini: